Dengan Meningkatnya Kasus Corona, Kadisdik Garut Putuskan Masa Belajar Siswa di Rumah Diperpanjang Sampai 2 Minggu Kedepan

oleh -4 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

Menindak lanjuti Surat Edaran Bupati Garut no. 443.1/986/Kesra Tentang Perpanjangan Pelaksanaan Kebijakan Dinas Pendidikan Dan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease-19, Dinas Pendidikan kabupaten Garut memutuskan memperpanjang lagi  masa kegiatan belajar dirumah bagi siswa di tingkat TK, SD, dan SMP selama 2 minggu kedepan, hal itu dilakukan seiring meningkatnya kasus wabah virus corona (Covid-19) yang terjadi di kabupaten Garut saat ini.

Waktu belajar di rumah bagi siswa, yang semula berlaku sejak 16 hingga 29 Maret 2020, kini diperpanjang hingga 12 April 2020. Dan direncanakan bila tidak ada halangan seluruh siswa pada tanggal 13 April 2020 mulai belajar kembali disekolahnya masing-masing.

“Sesuai surat edaran dari pak Bupati tersebut, maka kegiatan belajar di rumah bagi siswa diperpanjang hingga 12 April kedepan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Garut, H. Totong, M.Pd kepada wartawan Fakta & Realita senin, 30 Maret 2020.

Totong menjelaskan, libur sekolah ini tidak hanya diperuntukan bagi sekolah negeri, namun imbauan serupa juga disampaikan terhadap sekolah swasta. Keputusan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran wabah virus corona.

Meski diliburkan, Totong meminta agar peserta didik tetap efektif belajar di rumah melalui aplikasi daring atau online. Siswa diminta mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru atau wali kelasnya, di bawah pemantauan guru dan orangtua.

Totong juga mengimbau, waktu libur yang diberikan ini tidak dimanfaatkan orangtua siswa untuk mengajak anak mereka berpergian di tempat umum. Orangtua juga diminta mengajarkan anaknya menjaga pola hidup sehat di lingkungan rumah mereka.

“Bagi guru-guru kita minta agar berperan aktif memberikan tugas-tugas lanjutan kepada peserta didik, ya itu tadi, baik melalui media daring, whatsApp, dan sebagainya. Kepada orangtua agar dapat membimbing anak-anaknya belajar di rumah, serta membatasi ruang gerak anak-anak untuk beraktivitas di luar rumah,” tegasnya.(Wena)

No More Posts Available.

No more pages to load.