Danrem 062/TN dan Dandim 0611/Grt Dampingi Pangdam III/Siliwangi dalam Meresmikan Jembatan Gantung Simpang Asih Garut Selatan

oleh -11 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita 

DANREM 062/Tn Kolonel Inf Muhamad Muchidin S.Sos, dan Dandim 0611/Garut Letkol Czi Deni Iskandar, M. Tr (Han), M.D.M, CAN pada Rabu (06/01/2021) kemarin, turut mendampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A, dalam meresmikan Jembatan Gantung Simpay Asih dan sekaligus meninjau pengukuran tanah di Samudra Jaya Rancabuaya bersama dengan BPN dan PT. KCIC.

Pada Peresmian Jembatan Gantung Simpang Asih tersebut, acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang dilanjutkan dengan sesi acara sambutan dari Ketua Yayasan Budha Tzu Chi.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Budha Tzu Chi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Vertical Rescue, TNI-Polri dan masyarakat setempat yang telah membantu dalam pembangunan jembatan gantung.

Menurutnya, berkat peran aktif mereka Jembatan Gantung Simpay Asih di Kp. Japara Ds. Depok Kec. Cisompet Kab. Garut yang memiliki panjang bentangan 85 m lebar 1,2 m, yang menghubungkan desa Depok Kec. Cisompet dengan desa Paas kec. Pameungpeuk kab. Garut dapat terlaksana, dengan menghabiskan dana sebesar Rp500.000.000,-. Dana tersebut, katanya, berasal dari para donatur yang sebagian dengan menyisihkan hartanya untuk pembangunan jembatan ini.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi di dalam sambutannya mengatakan, menyambut baik dengan penuh suka cita atas peresmian Jembatan Gantung yang dibuat Satgas Kodim 0611/Garut bekerjasama dengan Yayasan Budha Tzu Chi dan Vertical Rescue Indonesia.

Dikatakannya, Jembatan Gantung yang membentang di atas sungai Cikaso, sebelumnya rusak akibat diterjang banjir pada bulan Oktober 2020 lalu. Oleh sebab itu, sungguh sangat dinantikan oleh warga masyarakat agar bisa dibangun dan berfungsi kembali. “Harapan dan keinginan masyarakat tersebut hari ini telah dapat direalisasikan dengan telah diresmikannya Jembatan Gantung yang diberi nama Jembatan Gantung Simpay Asih,” ucapnya.

Lanjut Pangdam III/Siliwangi, keberadaan jembatan Gantung Simpang Asih ini bagi warga masyarakat sangat penting dan strategis, bukan hanya sebatas sebagai sarana akses penghubung antar wilayah saja, akan tetapi juga memiliki pengaruh besar terhadap aktivitas sosial ekonomi masyarakat dan stabilitas pertahanan wilayah, khususnya warga yang berada di desa Depok dan desa Paas Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut, serta warga sekitar yang memanfaatkan keberadaan jembatan gantung ini.

“Saya berharap dengan berdirinya kembali akses jalan berupa jembatan gantung ini, bisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat lahir maupun batinnya. Warga masyarakat juga kini dapat kembali berinteraksi satu dengan lainnya secara normal, tidak lagi tersekat oleh bentangan sungai yang memisahkannya,” ungkapnya.

Pangdam III/Siliwangi juga mengapresiasi peran dari Yayasan Budha Tzu Chi yang memiliki komitmen untuk membantu warga masyarakat dengan berbagai program dan aksi kepeduliannya, yang satu diantaranya adalah membangun Jembatan Gantung Simpay Asih di kecamatan Cisompet kabupaten Garut.

“Kepada warga masyarakat yang mendapat manfaat dari jembatan gantung ini, terutama warga Desa Depok dan Desa Paas Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut, saya titipkan Jembatan Gantung Simpay Asih agar dimanfaatkan sebaik mungkin serta juga dirawat dan dipelihara supaya tetap kokoh berdiri dan berfungsi sebagaimana mestinya,” harapnya.

Kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dan Yayasan Budha Tzu Chi serta semua pihak yang telah berinisiatif dan bekerjasama dalam pembangunan Jembatan Gantung Simpay Asih, Pandam III/ Siliwangi pun mengucapkan terima kasih dan pengahargaan yang sebesar-besarnya.

“Semoga kepedulian dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini dapat menjadi ‘Simpay asih’ yang mampu menguatkan kebersamaan kita untuk mewujudkan kehidupan silih asah, silih asih dan silih asuh diantara sesama anak bangsa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat, melindungi dan menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.

Di kesempatan berikutnya, Bupati Garut turut pula memberikan sambutannya. Senada dengan Pangdam III/Siliwangi, Ia pun menyampaikan ucapan terima Kasih kepada Ketua Yayasan Budha Tzu Chi, TNI-POLRI, Kepala Desa dan kepada Bpk Undang yang telah menghibahkan tanahnya serta juga kepada masyarakat sekitar yang telah membantu dalam pembangunan jembatan ini, sehingga pembangunan Jembatan Gantung Simpay Asih kp. Japara desa Depok kecamatan Cisompet kabupaten Garut dapat terlaksana.

Terpantau di lokasi, acara penyerahan dokumen penggunaan jembatan secara langsung dilakukan Ketua Yayasan Budha Tzu Chi kepada Bupati Garut. Lalu, Ketua Yayasan Budha Tzu Chi menyerahkan pula sejumlah Paket Sembako dan Piagam Penghargaan kepada Kepala Desa Depok. Selain itu, dilakukan pula penyerahan Kitab Suci Al-qur’an dan seperangkat alat sholat oleh Wakil Gubernur Jabar kepada DKM Masjid Al-Maghfiroh.

Diakhir acara, dilakukan pengguntingan  pita oleh Pangdam III/SLW dan Wakil Gubernur Jabar.

Pada acara peresmian jembatan gantung Simpang Asih ini, tampak hadir Wakil Gubernur Jabar, Asintel Kasdam III/SLW. Kapendam III/SLW, Aster Kasdam III/SLW, Waaslog Kasdam III/SLW, Wakazidam III/SLW, Kaspri pangdam III/SLW, Bupati Garut, Forkopimda Kabupaten Garut, Ketua Yayasan Budha Tzu Chi dan rombongan, Bapak Mayjen (Pur) Dedi Kusnadi Thamim, serta SKPD terkait.

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.