Tim Saber Pungli Jabar Amankan Seorang ASN dalam OTT di Garut

oleh -13 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

SEORANG Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut tertangkap tangan dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada hari Rabu, 25 November 2020 malam kemarin oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Tim Tindak 2 Jawa Barat.

ASN berinisial DI diketahui merupakan pegawai di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Garut. Ia ditangkap karena telah melakukan pungutan liar terhadap sejumlah orang yang ingin mendapatkan pencairan dana hibah, padahal dana hibah yang dijanjikannya tersebut sama sekali tidak ada alias fiktif.

Ketua Tim Tindak 2 Saber Pungli Jawa Barat, AKBP Zul Azmi membenarkan penangkapan tersebut. Namun pihaknya belum menyampaikan secara terperinci modus DI saat beraksi. Akibat pungli yang dilakukan DI, sangat meresahkan dan merugikan.

“Benar kami telah mengamankan seorang ASN, yang berhasil tertangkap tangan melakukan pungutan liar,” kata Zul Azmi, Rabu 25 November 2020 malam.

ASN DI diduga melakukan pungutan liar berupa pembayaran wajib, dengan menjanjikan dana bantuan hibah fiktif. Yakni untuk pembangunan pondok pesantren, diniyah, Usaha Kecil Menengah (UKM), kelompok tani dan kelompok ternak. Pungutan liar yang dilakukan DI bervariatif dengan nilai uang mencapai Rp 100juta rupiah.

“Jadi dana hibah yang dijanjikan memang tidak ada, padahal masyarakat sudah diminta uang di muka,” ungkap Zul Azmi.

Sementara itu salah seorang korban, Chairul Hikmat warga Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut mengaku telah menyerahkan uang kepada DI sebesar Rp17 juta. Uang tersebut dijanjikan untuk petani, UKM pesantren dan lain-lain.

“Saya diminta uang sebesar Rp17 juta, bahkan banyak rekan-rekan lain yang kena tipu, rata-rata mereka menyerahkan uang 50 juta rupiahan,” ujarnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.