Tergerak Hatinya Akan Kesulitan Quota Anak Sekolah, Encang Warga Jatisari sediakan Wifi Gratis di Halaman Rumahnya

oleh -5 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

SAAT dunia pendidikan menjadi polemik tersendiri dikehidupan masyarakat akibat merebaknya Covid-19, hingga para orang tua harus menganggarkan dana lebih untuk pembelian quota internet bahkan penyediaan HP pintar untuk putra putrinya demi mengikuti kegiatan belajar online.

Kegelisahan orang tua di Kecamatan Karangpawitan tentang belajar online kini mendapat sedikit pencerahan, dimana Koramil 1102/krp dan Kantor Desa Situsaeur telah menyediakan wifi gratis untuk membantu para pelajar untuk belajar online.

Langkah nyata dalam mendukung kegiatan belajar online kini dilakukan juga oleh Encang yang lebih akrab di sebut kang Encang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi covid-19.

Kang Encang warga Kampung Tabrik RT 03 / Rw 12, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, selain memberikan wifi gratis, kang Encang pun rela menjadikan halaman rumahnya digunakan sebagai tempat belajar online.

“Kita berusaha membantu dunia pendidikan dimasa pendemi Covid-19 ini, dengan menyediakan wifi gratis agar bisa digunakan para pelajar untuk belajar online,” kata Kang Encang yang menjabat juga sebagai Wakasek kesiswaan smpn 1 karangpawitan kepada Fakta dan Realita disela aktifitasnya mengawasi para pelajar di halaman rumahnya, Kamis (27/08/2020).

Menurut Kang Encang masih banyak warga yang kesulitan dalam pengadaan sarana penunjang dalam menjalankan kegiatan belajar online para putra putrinya.

“Ditengah perekonomin yang masih belum stabil, kini para orang tua dihadapkan lagi dengan persoalan baru yaitu penyediaan quota internet, untuk itu saya mencoba membantu orang tua siswa siswa dalam menyediakan wifi gratis agar putra putrinya bisa belajar online secara gratis,”ungkapnya.

Kang Encang berharap dengan kegiatan belajar online ini bisa sedikitnya membantu orang tua siswa siswi agar putra putrinya bisa terus belajar.

“Pendidikan sangatlah penting itu tidak bisa kita pungkiri, dalam masa pandemi covid-19 ini dimana kegiatan belajar secara tatap muka belum bisa dilakukan, maka belajar pun dilakukan secara online, tapi masalahnya tidak semua orang tua mampu dalam hal ekonominya, persoalan baru pun bermunculan, selain pengadaan quota, Handphone bahkan jaringan selullerpun kadang menjadi kendala, itu yang mendorong saya untuk menyediakan wifi gratis ini dan saya berharap dengan fasilitas wifi gratis ini yang insya Allah jaringan internetnya stabil bisa membantu putra putri, para pelajar dalam menjalankan kegiatan belajar online,” harapnya.

Dalam pantauan Fakta dan Realita selain kang Encang ada juga dua anggota Babinsa 1102/krp Sertu Yuharkinus dan Serka Hendri yang ikut memantau kegiatan belajar online.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.