Tanggal 8 Juni Hari Ini Seluruh Objek Wisata Selain Kolam Renang dan Taman Air di Garut Sudah Boleh Dikunjungi

oleh -14 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

DINAS Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut memastikan bahwa Seluruh objek wisata di Garut mulai dibuka pada senin ini, 8 Juni 2020.

Terkecuali untuk wisata air seperti kolam renang di kawasan Cipanas dan Darajat Garut, karena dinilai memiliki potensi tinggi dalam penyebaran wabah COVID-19.

“Sesuai dengan surat edaran kami, mulai dari hari ini tanggal 8 Juni tempat wisata secara resmi dibuka, kecuali taman air atau kolam renang,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut, Budi Gan Gan, Senin pagi di kantornya.

Ia menuturkan objek wisata yang boleh dikunjungi di antaranya pantai, danau, maupun wisata alam lainnya seperti alam pegunungan yang menjadi ciri khas daerah Garut.

Sedangkan wisata pemandian air panas yang selama ini menjadi unggulan Garut, kata Budi, belum dapat dibuka untuk umum karena khawatir terjadi penularan wabah COVID-19 saat berkerumun di kolam renang.

“Meski ada anggapan di air itu masih aman, tapi kita untuk taman air dan kolam renang belum dulu,” katanya.

Ia menyampaikan pemandian air panas Darajat di Kecamatan Pasirwangi tetap ditutup untuk kegiatan berenang sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan.

Sementara di Cipanas Garut, kata dia, hanya kolam renang atau taman air saja yang ditutup, sedangkan kamar rendam air panas yang hanya untuk personal atau dua orang masih bisa dinikmati wisatawan.

“Darajat belum dibuka, kolam renang yang tidak boleh, tapi di Cipanas Garut tempat (kamar) berendamnya boleh,” katanya.

Ia menyampaikan objek wisata alam yang terbuka untuk umum di antaranya sepanjang pantai selatan Garut, kemudian wisata danau seperti Bagendit di Kecamatan Banyuresmi dan Cangkuang di Kecamatan Leles.

Meski sudah dibuka untuk umum, kata dia, pengunjung maupun pengelola wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan wabah COVID-19 seperti selalu menggunakan masker, cuci tangan, menjaga jarak, dan diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk ke tempat wisata.

“Sekarang sudah siap, kemarin (Minggu) kita simulasi seperti di Situ Bagendit, saat masuk diperiksa, jika terjadi insiden ada yang pingsan itu ada satgas,” kata Budi.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.