Tak Lolos Skrinning, Bupati Garut Batal Divaksin pada Launching Perdana Vaksinasi Covid-19

oleh -22 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

BERLANGSUNG di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (01/02/2021), Bupati Garut, H. Rudy Gunawan secara resmi me-launching Program Vaksinasi Nasional Covid-19. Vaksinasi yang baru pertama kalinya digelar di kabupaten Garut ini, diberikan kepada Forkopimda/ Pimpinan Daerah dan Perwakilan Pengusaha.

Bupati Garut H. Rudy Gunawan SH, MH, MP menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama akan diprioritaskan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Garut.

“Ada kurang lebih 400 vaksinator yang tersebar di wilayah Kabupaten Garut yang akan melakukan vaksinasi kepada nakes yang menjadi prioritas tahap pertama ini,” kata dia melalui keterangan resmi.

Bupati menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar untuk mengatasi pandemi Covid-19. “Oleh karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,” imbuhnya.

Terpantau oleh Media Fakta dan Realita, pada kegiatan vaksinasi tersebut, terdapat beberapa unsur pimpinan yang tidak lolos Skrinning. Mereka adalah Bupati Garut sendiri, Dandim 0611/Garut, Letkol Czi Deni Iskandar, Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono, Kepala Kejari Garut Sugeng Hariadi, dan Ketua DPRD Garut Euis Ida.

Ketua tim dokter vaksknasi, Yanti Widamayanti menjelaskan, ada beberapa alasan seseorang bisa tidak lolos dari sesi skrinning. Salah satunya, calon penerima vaksinasi pernah terpapar Covid-19. Selain itu, calon penerima vaksinasi juga memiliki penyakit penyerta.

“Jadi tadi itu, Bapak Bupati kemudian Pak Dandim, Pak Kapolres, serta Ibu Ketua DPRD Garut. Mereka tidak bisa lolos karena ada salah satu yang tidak terpenuhi. Namun, Bukan berarti tidak mendapatkan vaksinasi, tetapi ditunda karena kita tahu bahwa vaksinasi pada tahun pertama ini hanya untuk usia 18 sampai 59 tahun,” ungkapnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.