Proses Perizinan Sekolah Baru di Garut Semrawut, Baru Berdiri Langsung Miliki Dapodik

oleh -4 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

MEMANG sudah tak asing lagi di telinga kita, terkait sulitnya membuat perizinan di negeri ini. Terkadang beberapa persyaratan dan prosedur yang rumit dan berbelit-belit harus dilalui, termasuk pula mengeluarkan biaya yang terbilang tak sedikit untuk mendapatkannya. Akibatnya jalan pintas pun menjadi pilihan terbaik dalam pembuatan izin tersebut.

Seperti dalam proses pembuatan izin operasional sekolah di kabupaten Garut yang disinyalir menjadi ajang kongkalikong sejumlah oknum yang biasa bermain dalam izin operasional sekolah. Mereka dengan kelihaiannya tanpa melalui proses dan prosedur yang berlaku, seenaknya menerbitkan izin yang dipesan para koleganya.

Salah satunya yang terjadi di sebuah sekolah menengah pertama yang berlokasi di daerah  Garut Selatan. Meskipun Sekolah itu baru seumur jagung berdiri, ternyata telah membuka penerimaan siswa baru di Tahun Ajaran 2021/2022 ini.

Sangat mengherankan, dengan begitu cepatnya sekolah tersebut memiliki izin operasional dan data dapodik sendiri, padahal kita semua tahu, untuk membuat izin operasional sekolah itu tidaklah gampang, butuh waktu dan proses yang lumayan panjang, dikarenakan ada beberapa Izin instansi yang harus ditempuh.

Tentunya hal ini, menjadi sebuah tanda tanya besar, apalagi sekolah yang terdekat yang berada di sekitar sekolahan tersebut, sama sekali tidak mengetahui dan memberikan izin. Ini  kan aneh, semestinya, sesuai aturan yang berlaku saat ini, izin dari sekolah terdekat jelas haruslah ada, karena menjadi salah satu persyaratan mutlak yang harus dilampirkan dalam pengajuan izin operasional sekolah baru.

Menurut salah satu kepala sekolah terdekat, yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan, karena adanya sekolah baru tersebut, sekolahnya pun sampai tidak mempunyai siswa baru sama sekali alias nol di tahun ini.

“Penyebabnya, mungkin karena lokasi sekolah baru itu lebih strategis, dekat dengan pemukiman warga yang tiap tahunnya menyekolahkan anak-anaknya disini,” ucapnya.

Lanjutnya, jarak sekolah baru tersebut tak sesuai dengan aturan semestinya karena berdiri di lokasi yang kurang dari 1 kilometer dari sekolah ini, “sungguh disayangkan, sekolah tersebut sekonyong-konyong berdiri begitu saja, padahal sebelumnya sama sekali tak dapatkan izin dari kami,” tandasnya.


Sementara itu, terkait pembuatan izin operasional sekolah baru, salah seorang staff yayasan yang belum lama ini mengurus pembuatan izin SDIT menyebutkan, untuk mendapatkan izin operasional sekolah, pihaknya menempuh waktu yang sangat lama, hampir satu tahun. Dan bahkan akunya, sampai saat ini sekolah belum punya dapodik.

“Semua proses sudah ditempuh, izin dari beberapa instansi pun sudah di dapat, namun ada saja alasan yang memperlambat proses perizinan itu,” terangnya.

Terkait dengan adanya permasalahan ini, pihak Media Fakta dan Realita pun menilai, penting kiranya pihak aparat dan juga instansi terkait untuk benar-benar mengawasi dan memberikan sanksi tegas kepada “oknum-oknum” yang bermain di belakang semua ini. Karena dengan begitu, diharapkan dapat terciptanya suatu keadilan di tengah masyarakat, seperti yang tersirat dalam isi sila ke-2 Pancasila.

Reporter: Ridwan|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.