Sebanyak 220 Kepala SD dan Paud/TK di Bireuen Ikuti Pelatihan Managemen

Berita Utama773 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Bireuen, Fakta dan Realita-

SEBANYAK 220 Kepala Sekolah se-kabupaten Bireuen mengikuti Pelatihan Managemen yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen bekerjasama dengan LPMP Aceh, yang dimulai sejak tanggal 21 Mei 2021 hingga 3 Juni 2021.

Para Kepala Sekolah yang mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari 60 orang Kepala Sekolah Paud/TK dan 160 orang Kepala Sekolah SD.

Kegiatan Pelatihan Managemen ini dibuka secara langsung oleh Pejabat (Pj) Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bireuen, Zaldi AP, S.Sos, yang hadir mewakili Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani SH, MSi, di Aula Wisma Bireuen Jaya, Jumat, 21 Mei 2021. Sedangkan untuk acara pelatihan sendiri, diadakan di Aula gedung SKB Desa Cot Gapu (Ruang Lingkup Disdikbud) Bireuen.

Terpantau, mengingat kasus covid 19 di Bireuen terus bertambah, maka dari itu mereka pun tampak mematuhi Protkes dengan menggunakan 2 ruangan guna menjaga jarak antara satu peserta dengan peserta lainnya, dengan begitu acara pelatihan pun tampak bisa berlangsung aman dan lancar.

Zaldi AP, S.Sos, saat membuka Pelatihan Manajemen Kepala Sekolah tersebut menyampaikan, sebagai manajer dan leader di sekolahnya, Kepala Sekolah dituntut untuk memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi. Sesuai tupoksinya, penting kiranya seorang Kepala Sekolah untuk berperan aktif dalam memotivasi guru dan tenaga pendidik di sekolahnya, serta ikut menjamin mutu pendidikan yang standar, sehingga dari hasil proses belajar mengajar tersebut diharapkan bisa menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas,” katanya.

Begitupun terhadap efektifitas kepemimpinan Kepala Sekolah, tentu tergantung kepada kemampuan bekerja sama dengan seluruh warga sekolah dalam mengendalikan pengelolaan sekolah, agar bisa menciptakan proses belajar mengajar yang sempurna .

Inline Related Posts  Monev Pembangunan Fisik di Kecamatan Cibereum Kota Tasik | H. Yusuf : "Pengawas Harus Bisa Menjadi Mata dan Telinga Pemerintah"

“Sebagaimana kegiatan yang digelar hari ini, diharapkan anak didik kita nantinya bisa menemukan jati dirinya sejak usia dini, memiliki kreatifitas dan kualitas terbaik, dan anak didik dapat membentuk karakter anak yang mulia, berbudi luhur sejak usia dini,” jelas Zaldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, Drs M. Nasir, M.Pd, dalam laporannya mengatakan, Pelatihan managemen ini diikuti oleh 60 orang Kepala TK dan PAUD, serta 160 Kepala SD.

“Saat ini permasalahan utama pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bireuen yakni terjadinya disvarietas atau keragaman mutu pendidikan. Khususnya, yang berkaitan dengan ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan yang belum memadai,” ucapnya.

Untuk di Bireuen sendiri, kata Kadisdik bud, kekurangan guru kelas untuk jenjang SD mencapai 649 orang. Begitu juga untuk Kepala Sekolah yang terlatih, selain kita kekurangan jumlah, kita pun kekurangan kompentensi.

“Mudah-mudahan dengan adanya pelatihan manajemen Kepala Sekolah ini, nantinya bisa menjawab satu demi satu kekurangan yang terjadi sekarang ini, termasuk kekurangan menyangkut sapras dan pendanaan yang saat ini cukup minim,” jelasnya.

“Bapak Bupati Bireun yang kami hormati, kegiatan Pelatihan dilaksanakan 2 ruangan sesuai Protkes Covid 19 satu ruang tidak boleh melebihi 40 orang, ” selain dari pada itu perlu dilaporkan bahwa, Peningkatan Mutu Pendidikan Kabupaten Bireuen dari 23 Kab/ Kota Propinsi Aceh tahun 2019/2020, Bireuen meraih posisi 18 besar. Dan untuk saat ini, angka tersebut naik menjadi posisi 7 se-Kabupaten Bireuen. Alhamdullilah Bireuen masuk di Posisi 10 Besar,” tutur Kadisdikbud Bireuen, Drs M. Nasir, M.Pd.

Nasir berharap, pada tahun mendatang posisi peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di kabupaten Bireuen bisa terus naik hingga mencapai posisi angka 1, “tidak ada yang tidak mungkin, bila kita terus berusaha bersama-sama,” pungkasnya.

Inline Related Posts  Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Polres Garut Bubarkan Kumpulan Pemain Gim Online

Reporter : Hendra G| Editor : Red_FR

()