SDN 1 dan 2 Kota Kulon Garut Kota Siap Berkolaborasi Wujudkan Kemajuan Pendidikan

oleh -20 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

TAHUN Ajaran Baru resmi dimulai sejak tanggal 13 juli 2020 yang lalu. Sejatinya pada setiap tahun ajaran baru, para peserta didik sudah mulai masuk dan mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. Namun ada yang berbeda tahun ini. Sesuai keputusan Kementerian Pendidikan, kegiatan belajar yang tadinya berlangsung di sekolah, tahun ini untuk sementara waktu dilaksanakan rumah dengan sistem daring melalui internet. Hal ini sengaja dilakukan demi menjaga kesehatan para peserta didik dari paparan wabah Virus Corona (Covid-19).

Dengan pemberlakuan sistem Daring ini, pihak Kementerian Pendidikan juga berharap agar dalam pelaksanaannya tak lantas menyurutkan semangat para Kepala Sekolah dan Guru-guru untuk tetap berkarya dan memberikan pembelajaran yang terbaik bagi anak didiknya.

Menyikapi adanya keputusan pemerintah tersebut, dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) Favorit di kecamatan Garut Kota, Garut, Jawa Barat yakni SDN 1 Kota Kulon dan SDN 2 Kota Kulon, melalui kedua Kepala Sekolahnya dengan tegas menyatakan kesiapannya dalam melaksanakan keputusan kementerian Pendidikan tersebut.

Kepala SDN 2 Kota Kulon Garut Kota, Yeyen Heryana, S.Pd.

Kepala SDN 2 Kota Kulon, Yeyen Heryana S.Pd mengatakan, meski dirinya baru 2 hari menjabat sebagai Kepala Sekolah di SDN 2 Kota Kulon sesuai SK yang diterimanya, namun ia bersama dengan Kepala Sekolah SDN 1 Kota Kulon dan juga guru-guru semuanya, telah sepakat akan bersatu padu memajukan pendidikan di Kabupaten Garut, termasuk juga dalam hal pembelajaran secara daring ini.

Dikatakan Yeyen, sistem pembelajaran melalui daring ini tidaklah mudah, apalagi untuk sekelas pendidikan sekolah dasar yang telah dibiasakan dengan sistem tatap muka. Akan tetapi dengan dukungan penuh seluruh elemen guru, murid dan juga orang tua murid, Ia optimis hal tersebut tidaklah menjadi hambatan dan malah akan berjalan dengan lancar.

“Khusus pengefektifan kegiatan belajar secara daring ini, saya tadi telah mengadakan rapat bersama guru-guru sambil bersilaturahmi dan perkenalan. Dalam rapat kita bahas juga tentang persiapan pembelajaran Daring (online) dan Ruling (guru keliling), dan hasilnya alhamdulillah kita telah siap melaksanakannya,” ujar Yeyen kepada Fakta dan Realita, Sabtu (18/07/2020).

Yeyen menjelaskan, dalam pelaksanaan Daring, teknisnya kita berikan materi melalui internet yang terhubung ke ponsel para peserta didik di rumahnya. Sedangkan untuk Rulingnya, guru akan mengecek ke rumah murid apakah ia belajar atau tidak sembari mengambil tugas sekolah yang dikerjakannya.

Kepala SDN 1 Kota Kulon Garut Kota, Yadi Supriadi, S.Pd.

Yeyen berharap, di kepemimpinannya sebagai Kepala Sekolah SDN 2 Kota Kulon ini dapat memberikan citra dan kemajuan prestasi yang lebih baik, untuk itu saran dan dukungan positif semua pihak sangatlah ia perlukan untuk pencapaian semua itu.

Sementara itu ditemui di tempat yang sama, Kepala SDN 1 Kota Kulon, Yadi Supriadi, S.Pd., membenarkan hal ini, dan kami telah sepakat bahwa demi kemajuan pendidikan, SDN 1 dan 2 akan bersatu padu dalam segala hal, khususnya dalam pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 ini.

Dikatakan Yadi, pasca dimerger-nya SDN 1,2,3,4, dan 5 Kota Kulon menjadi 2 SDN yaitu SDN 1 Kota Kulon dan SDN 2 Kota Kulon, masalah kebersamaan dan kekompakan antar sekolah sudah barang tentu menjadi perhatian serius kami sebagai Kepala Sekolahnya. Menyatukan kultur dan karakter orang dari tiap sekolah yang berbeda tidaklah mudah, butuh adanya niat baik dan keseriusan, namun walau demikian seiring waktu perlahan tapi pasti, kami optimis hal ini dapat segera teratasi.

“Makanya keinginan untuk bersatu padu bukan sebuah pilihan, tapi suatu keharusan agar kedua sekolah ini lebih baik kedepannya dan maju,” pungkas Yadi.

Reporter : WH/Hadi | Editor : Red_FR

.

No More Posts Available.

No more pages to load.