Peduli Pendidikan, Desa Situsaeur Karangpawitan Luncurkan Program Unggulan “Saung Internet Situsaeur”

oleh

Garut, Fakta dan Realita-

SEBAGAI wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan, desa Situsaeur  meluncurkan program unggulan “Saung Internet Situsaeur” yang terpusat di Aula desa Situsaeur, kec. Karangpawitan, Garut, Jawa Barat. Keberadaan Saung Internet Situsaeur ini, diketahui telah mendapatkan banyak apresiasi dari warga Desa Setempat.

Menurut kepala Desa Situsaeur, Agus Mulyadi bahwa saung internet ini berawal dari gagasan Sekertaris Desa Situsaeur yaitu Ade Lukman.

Dikatakannya, saung internet situsaeur ini merupakan solusi terbaik manakala krisis quota menjadi polemik bagi para orangtua khususnya di lingkungan Desa Situsaeur.

“Bukan hanya sembako, kini para orangtua disibukkan dengan pengisian quota internet anaknya, termasuk masalah jaringan selullernya, dari sana kami berfikir untuk membantu meringankan beban warga dan Sekdes Situsaeur mengusulkan untuk menggunakan wifi desa dan menjadikan Aula Desa ini sebagai tempat berkumpul para pelajar dalam belajar online,” ucapnya. Senin (24/08/2020).

Agus menjelaskan bahwa saung internet ini gratis, tidak dikenakan biaya pada warga dalam penggunaannya.

“Kita sediakan wifi gratis dan bisa digunakan dari pukul 12.00 WIB sampai 17.00 WIB setiap harinya, kami akan selalu berusaha membantu warga, dengan catatan protokol kesehatan tetap kita jalankan,” jelasnya.

Tanggapan positif dan apresiasi ucapan terimakasih pun berdatangan dari warga desa satusaeur, seperti yang terlontar dari Dadang Nugraha warga kampung Padasuka. Sebagai orangtua siswa yang anaknya ikut menggunakan fasilitas wifi gratis di saung internet situsaeur, Dadang mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya wifi gratis ini, selain membantu kelancaran anaknya dalam pengerjaan tugas-tugas online sekolah, juga membuat enteng beban ekonomi keluarganya sehari-hari.

“Alhamdulillah dengan adanya saung internet ini sangat membantu kami, karena anak kami bisa menggunakan internet gratis dalam belajar online, sehingga tugas-tugas yang diberikan gurunya bisa dikerjakan tanpa ada kendala baik dari quota maupun sinyal jaringan selullernya, beban ekonomi pun jadi lebih ringan,” ucap Dadang.

Dari informasi dilapangan bahwa saung internet di Desa Situsaeur akan segera ditambah dua titik lagi, dua titik tersebut merupakan inisiatif dari warga yang dengan ikhlas memberikan wifi gratis untuk digunakan belajar online.

Belajar di rumah menjadi pilihan utama dari pemerintah pusat demi memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, perlu kita sadari negeri kita ini belum terbebas dari covid-19 tapi perlu diketahui juga bahwa ditengah masyarakat ada permasalah baru yaitu mengenai pengadaan HP pintar dan quotanya.

Dari hasil pantauan Fakta dan Realita di luar desa Situsaeur, di kecamatan karangpawitan ini masih saja ditemukan ada orang tua siswa berstatus janda yang dengan segala keterbatasan ekonominya akibat terkena imbas Covid-19 harus menahan malu, karena harus meminjam hp tetangganya demi belajar online sang anak tercinta.

Dengan banyaknya permasalah baru yang timbul dari pembelajaran online ini, kami berharap pihak Dinas Pendidikan maupun Dinas Sosial agar cepat tanggap dan segera mencari solusi yang terbaik dalam menyelesaikannya.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.