Resah..!!!, Aksi Kawanan Pencuri Teror Warga Cimaragas dan Sekitarnya

Berita Utama854 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Cimaragas, faktadanrealita.com

Di tengah mewabahnya ancaman pandemi Covid-19, kini warga Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis dibikin resah dengan aksi teror sekumpulan pencuri profesional. Peristiwa ini sudah lama terjadi sejak awal ramadhan 1441 H dan hampir setiap malam, wilayah Desa di Kecamatan Cimaragas di satroni kawanan pencuri. Seperti di Desa Cimaragas yang memiliki 6 kedusunan misalnya, para maling beraksi bersamaan di tiap dusunnya.

Mereka mengincar ternak milik masyarakat diantaranya ayam, domba dll. Bahkan ada juga yang masuk ke rumah warga di Dusun Tunggal Rahayu. Kejadiannya pada hari selasa, malam rabu tanggal 5 Mei 2020. Mereka mengambil barang elektronik serta benda berharga lainnya, untung saja sempat kepergok warga yang sedang meronda, sehingga barang-barang pun masih bisa di selamatkan walau sudah di luar rumah dan di masukan ke dalam karung besar, tapi si pencurinya tidak tertangkap karena lari ke arah hutan yang gelap dan banyak semak belukar”, ujar tokoh pemuda Desa Cimaragas, Dadan Rusdiana pada awak media online faktadanrealita.com.


Menurut Dadan, antisipasi warga untuk mencegah pencurian tersebut dengan melakukan PAM swakarsa masyarakat bekerja sama dengan Karang Taruna, Organisasi kepemudaan serta organisasi kemasyarakatan. Seperti pada hari Kamis, 7 Mei 2020 malam Jumat, kawanan pencuri beraksi lagi di daerah Dusun Cimaragas. Alhasil bisa di gagalkan lagi oleh masyarakat.

Sebelum beraksi, kawanan pencuri tersebut diduga telah memonitor lokasi terlebih dulu dengan menandai daerah – daerah tertentu dengan tanda / kode wilayah yang akan dijadikan sasaran ataupun target. Seperti yang ditemukan di area pemakaman yang berada di atas kampus SMPN 1 Cimaragas, kawanan pencuri telah membuat kode/tanda dengan kantong keresek berwarna putih di ikat pada pohon, juga ada yang memakai cat pilok atau spidol dengan kode – kode tertentu, dan kode tersebut hanya diketahui oleh para kawanan si pencuri.

Inline Related Posts  Building Healthy Romances - Tips on how to Create Healthy and balanced Long-Term Connections


Hasil penelusuran warga yang sudah mengetahui aksi dan teror dari pencuri tersebut ditanggapi tokoh pemuda Desa Cimaragas, Dadan Rusdiana. Pihaknya menghimbau kepada semua lapisan masyarakat khususnya Desa Cimaragas umumnya di wilayah Kecamatan Cimaragas agar lebih waspada terhadap situasi dan kondisi yang sudah membuat resah dan tidak nyaman akibat teror dari kawanan pencuri dan pihaknya mengajak kepada warga agar tetap tenang karena kemungkinan bisa terjadi lagi teror lainnya, untuk itu mari kita tingkatkan PAM swakarsa masyarakat, dan tetap berhubungan, saling pantau dengan ronda-ronda di daerah lain untuk mengantisipasi dan mempersempit ruang gerak si pencuri.

Dan kepada pihak berwajib khususnya Polsek Cimaragas di mohon untuk lebih aktif berpatroli ke daerah – daerah karena aksi teror dari kawanan pencuri yang selama ini terjadi diduga kuat dilakukan oleh lebih dari satu orang. “Kami perkirakan sekitar 7 atau 10 orang dan mereka terindikasi diturunkan dari mobil di titik-titik tertentu”, pungkas Dadan Rusdiana.***

Reporter Liputan : Om DH