Ratusan ASN Lakukan Swab PCR Massal di Lapang Setda Garut

oleh -1 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

TIM kesehatan Gugus tugas Covid-19 kabupaten Garut melaksanakan kegiatan Swab PCR massal bagi ratusan Apartur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut. Kegiatan tersebut diselenggarakan usai pelaksanaan apel pagi gabungan yang berlangsung di Lapang Setda Garut, Senin, (10/08/2020).

Bupati Garut, H. Rudy Gunawan SH, MH,  MP selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Garut mengatakan, pihaknya menargetkan tes swab PCR massal sebanyak 400 orang per hari. Kegiatan ini menjadi bagian dari acara peringatan HUT RI ke-75.

“Menghadapi wabah pandemi Covid-19 ini kita jangan mengendur. Adapun pelaksanaan swab massal ini sangat penting, selain ASN, masyarakat diminta untuk turut berpartisipasi aktif mengikuti kegiatan tersebut,” ungkap Bupati Garut.

Bupati Rudy berharap kegiatan tersebut bisa mempermudah pemetaan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Garut. Rudy mengaku prihatin, Garut mengalami lonjakan kasus dalam sepekan terakhir dan hingga saat ini tercatat ada 51 kasus terkonfirmasi Covid-19.

“Setelah lima bulan kita dihadapkan dengan kasus ini, belum ada tanda-tanda akan berakhir karena belum ada vaksin dan obat penanganan Covid-19,” kata Bupati Garut.

Bupati mengatakan pemerintah meminta masyarakat untuk mematuhi semua protokol kesehatan. Selama ini menurutnya ketidakpatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan jadi faktor penyebab kemunculan klaster baru.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Maskut Farid MM, mengatakan, tes Swab massal yang dilakukan terhadap seluruh masyarakat, termasuk ASN maupun pegawai lainnya, untuk mencegah penularan dini virus Covid-19.

“Pemkab Garut menargetkan tes swab massal empat ratus orang per hari dengan sasaran masyarakat, termasuk ASN dan pegawai lainnya. Semua boleh ikut tanpa dikenakan biaya,” kata Maskut.

Dia meminta masyarakat tidak takut mengikuti tes Swab karena hasilnya bisa untuk mendeteksi secara dini penularan Covid-19. Jika positif, bisa diambil langkah antisipasi sehingga virusnya tidak semakin menyebar.

“Masyarakat jangan takut apalagi takut sakit, karena tidak sakit. Proses tes juga hanya dua menit dan hasilnya sangat berguna sebagai deteksi dini keberadaan virus covid-19 dalam tubuh sehingga bisa diantisipasi,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.