PSSB Hari Kedua Pergerakan Transportasi Garut-Ciamis Lengang

oleh -2 Dilihat

Bandung, faktadanrealita.com-

PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat provinsi Jabar memasuki hari kedua. Berdasarkan pantauan di lapangan, disebutkan tingkat pergerakan kendaraan di wilayah Jabar bagian timur ke Garut hingga Ciamis cenderung lengang.

“Pantauan saya di wilayah Jabar timur ke arah Garut-Tasikmalaya – Ciamis lalu lintas sangat sepi,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Daud Achmad melalui pesan singkat, Kamis (7/5).

Sementara di wilayah Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Daud menilai warga sekitar sudah cukup tertib menaati aturan PSBB. Sebab Kabupaten Tasikmalaya sudah melakukan persiapan dengan sejumlah pembatasan.

“Kekompakan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) juga menjadi kunci keberhasilan untuk bisa mendisiplinkan masyarakat,” ucap Daud.

Daud menuturkan, pembatasan yang dilakukan di sejumlah wilayah seperti RW hingga desa oleh aparat setempat dan masyarakat turut berpengaruh dalam membatasi pergerakan masyarakat. Dia berharap penyebaran virus corona di Jawa Barat cepat ditekan dengan PSBB ini.

“Pembatasan di wilayah kecil (RW, perumahan, dan desa) yang dilakukan oleh aparat bersama masyarakat dirasakan efektif untuk membatasi pergerakan warga masyarakat,” tuturnya.

Jumlah pasien positif terinfeksi di Jabar meningkat. Data yang diperoleh dari Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) pada Kamis (7/5) pukul 12.13 WIB, jumlah pasien yang positif terinfeksi berada di angka 1.320 pasien.

Kabupaten Tasikmalaya menjadi satu-satunya wilayah di Jabar yang tidak ada pasien positif terinfeksi. Adapun angka pasien positif tertinggi berada di Kota Bekasi dengan angka 227 kemudian disusul dengan Kota Depok yang berjumlah 214.

Reporter : WH | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.