Pemdes Sukakarya Banyuresmi Gelar Vaksinasi Secara “Door To Door”

oleh -24 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

 

PEMERINTAH Desa (Pemdes) Sukakarya, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut menggelar vaksinasi Covid-19 dengan melakukan jemput bola atau door to door ke rumah-rumah warga, pada hari Senin,(13/12/2021).

 

Kegiatan vaksinasi yang dimulai sejak akhir November 2021 tersebut, terus digelar sampai target vaksinasi di desa itu dapat benar-benar terpenuhi.

 

Selain aparatur Pemdes Sukakarya, pada giat vaksinasi ini melibatkan pula Bhabinkamtibmas Bripka Samin, Babinsa Sertu Antoni, dan dibantu oleh Tim Nakes dari PKM Sukaraja.

Terpantau di lapangan, meski medan yang dilalui cukup sulit dan kadang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, tetapi petugas vaksinator yang dibarengi oleh Perangkat Desa, Babinsa dan Babinkantibmas tetap mendatangi warga dari rumah ke rumah.

 

Sekretaris Desa (Sekdes) Sukakarya, Jejen Z Muttaqien menyampaikan, secara keseluruhan jumlah warga yang ditargetkan vaksinasi sebanyak 4.575 orang. Dan, dari kegiatan vaksinasi door to door jumlah warga yang sudah mendapatkan vaksin dosis 1 mencapai 80%

 

“Dari target 4575 orang, alhamdulillah dengan program jemput bola kami telah mencapai 80% vaksin dosis 1,” ucapnya.

Sementara itu, Bidan Fahmi Fauziah Khomsah menyebutkan, vaksin yang digunakan kali ini adalah Pfizer untuk dosis 1.

 

Menurutnya, door to door atau vaksinasi keliling ini dilakukan dengan kondisi tertentu dan sasaran tertentu.

 

“Yaitu kelompok remaja dan lansia, serta kelompok rentan,” terangnya.

 

Di tempat yang sama, Bhabinkamtibmas Bripka Samin menerangkan, tujuan dilaksanakannya Vaksinasi Door To Door ini adalah untuk mendukung serta membantu pemerintah dalam percepatan program vaksinasi demi menekan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia.

“Kegiatan Vaksinasi Door to Door ini untuk mendukung program pemerintah dalam menekan angka penyebaran virus Covid-19, dengan menyasar warga masyarakat remaja dan Lansia, dimana Mayoritas Warga di Desa Sukarkarya yang belum divaksin adalah dari Kalangan warga Lanjut Usia”.

 

Lanjutnya, Pemdes Sukakarya terus menghimbau kepada warganya yang sudah divaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan, tetap menggunakan masker dengan baik. Jangan beranggapan sudah bebas dari covid-19.

 

“Jangan berpikir sudah bebas kalau sudah divaksin, tetap jalankan prokes dengan baik,” imbaunya.

 

Pada intinya, kegiatan vaksinasi dengan sistem door to door ini, ternyata diterima warga dengan baik. Warga yang pada awalnya menolak untuk divaksin dengan berbagai alasan, namun setelah petugas menerangkan dan memberikan pemahaman tentang pentingnya vaksinasi, malah sebaliknya, banyak dari mereka yang akhirnya mau divaksin, mulai warga yang berusia 12 hingga 17 tahun, usia 18 tahun ke atas, dan juga para warga yang masuk kategori lansia.

 

Reporter: Asep P | Editor: Red_FRĀ 

No More Posts Available.

No more pages to load.