Monitoring Pelaksanaan Bansos di Kelurahan Nagarasari, Wawalkot Tasikmalaya : Pemerintah Betul – Betul Ingin Bantu Warga Yang Terkena Dampak Covid-19

Berita Utama318 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Kota Tasikmalaya, faktadanrealita.com

Wakil Walikota Tasikmalaya, Drs. H. M. Yusuf pada hari senin, 11 Mei 2020 mengunjungi wilayah Kelurahan Nagarasari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Kunjungan tersebut dalam rangka monitoring / memantau pelaksanaan pembagian bantuan sosial kepada warga terkena dampak Covid-19 yang dananya bersumber dari APBD Kota Tasikmalaya sebesar Rp.500.000,- / KK.

Kedatangan Wakil Walikota Drs. H. Muhammad Yusuf tersebut disambut langsung oleh Lurah Nagarasari, Fery Hermawan, S.Kom beserta staf. “Namun sayang, pada saat kunjungan, program pembagian bantuan sosial bagi warga terkena dampak Covid-19 diwilayah Kelurahan Nagarasari belum dimulai karena masih ada data NIK yang tidak akurat”, kata lurah.


Melihat kondisi tersebut, Wakil Walikota Drs. H.M. Yusuf langsung memanggil pihak Dinsos dan Kantor Pos Kota Tasikmalaya. Dan secara tertutup, Wakil Walikota Drs. H.M. Yusuf mengadakan rapat mendadak dengan Lurah Nagarasari, Dinsos, kantor Pos, Babinsa Kelurahan Nagarasari Serma Yadi Supriyadi dari Koramil 1224 Cipedes, Kapolpos Cipedes Aiptu Pupu dan Camat Cipedes, Sofian Zaenal, M, S, STP., M.Si.

Dalam keterangannya pada awak media, Drs. H. M. Yusuf mengatakan, ” kedatangannya dalam rangka monitoring calon penerima bansos di masing – masing RW, bagi penerima bansos yang sudah memperoleh wesel, rumahnya ditempelin stiker bertuliskan “rumah tangga penerima bantuan sosial terdampak Covid-19″, kemudian wesel tersebut bisa dicairkan kepada petugas kantor Pos yang ada di masing-masing RW”, ujarnya.

Wawalkot juga mengklarifikasi perihal data penerima bantuan di Kelurahan Nagarasari yang tadinya 484 KK menjadi 247 KK. Menurut H. Yusuf, jumlahnya tetap sama yaitu 484 KK dan ia meminta kepada semua pihak agar jangan menjust dulu, persoalannya sedang di clearkan karena ini menyangkut data kependudukan calon penerima termasuk pada NIK, dan untuk di Kelurahan Nagarasari sendiri masih terdapat NIK yang belum sesuai sehingga harus diklarifikasi lagi. Tapi untuk jumlah penerimanya tetap sebanyak 484 KK dari jumlah total keseluruhan se Kota Tasikmalaya yaitu 17590 KK, sedangkan yang sudah clear datanya baru 247 KK, sisanya akan terus diclearkan karena pencairannya masih ada waktu hingga hari rabu. Jadi jangan khawatir sisanya akan tetap terbayarkan setelah datanya clear, karena uangnya sudah ada di kantor Pos”, ujarnya.

Inline Related Posts  Miris !!! Di Saat Garut Zona Merah dan PSBB Pusat Diberlakukan, Wakil Rakyatnya Malah Kunker ke Luar kota


Di akhir keterangannya, Wawalkot Tasikmalaya Drs. H. M Yusuf menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mengikuti semua aturan. Kemudian bagi penerima bansos yang sudah mendapat wesel langsung cairkan jangan banyak tanya lagi karena ini jatah bulan Mei dan akan berlangsung selama tiga bulan. Bantuan ini tidak hanya dari APBD Kota Tasikmalaya saja akan tetapi dari pusat, kemensos dan Bantuan Gubernur, jadi intinya pemerintah betul-betul ingin membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19 “, tandasnya.

Hal senada dikatakan Lurah Nagarasari Fery Hermawan, S.Kom, menurutnya di awal rencana pengajuan data bansos dari APBD Kota Tasikmalaya untuk Kelurahan Nagarasari sebanyak 484 KK namun dikarenakan masih terdapat kendala di data NIK sehingga yang dapat dicairkan pada hari senin (11/5) baru 247 KK dan sisanya akan disusulkan sembari menunggu perbaikan mengingat masih ada waktu tiga hari pencairan sampai rabu”, ujarnya. Sebagaimana pesan dari bapak Wakil Walikota Tasikmalaya, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Kadinsos agar jangan sampai ada penerima bansos ganda semisal yang sudah menerima PKH, BPNT, Banprov dan perluasaan DTKS, termasuk PNS, TNI/Polri dan pensiunan”, katanya.***

Reporter Liputan : dadi.s