Menuju Pendidikan Berbasis ‘New Normal’, SMPN 1 Sukaresik Siap Laksanakan Protokol Kesehatan

oleh -2 Dilihat

Pendidikan berbasis ‘New Normal’ adalah pendidikan yang seperti biasa kita lakukan tapi dengan catatan mengikuti koridor atau peraturan – peraturan tertentu yang ada kaitannya dengan kesehatan”, ujar Kepsek SMPN 1 Sukaresik Drs. Ade Suherman, M.Pd.


Kab. Tasikmalaya, faktadanrealita.com

Kepala SMP Negeri 1 Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya, Drs. Ade Suherman, M.Pd pada tim faktadanrealita.com diruang kerjanya Kamis, 4 Juni 2020 mengatakan, “Kalo melihat dari dasar – dasar hukum pendidikan / pembelajaran berbasis ‘New Normal’, kondisi ini bisa dikatakan suatu persiapan bilamana betul – betul sudah diterapkan di sekolahnya masing – masing, namun terlebih dahulu kita harus tau apa itu ‘New Normal’ ?, katanya.


‘New Normal’ yang dimaksud, lanjut kepsek Drs. Ade Suherman, M.Pd, adalah aktifitas / kegiatan sehari – hari tentang KBM seperti biasa dilaksanakan tapi jamnya bisa dikurangi dengan catatan patuh atau mengikuti protokoler kesehatan diantaranya seperti guru dan siswa menggunakan masker dan tangan sudah harus bersih sebelum masuk kelas dan kami sudah mempersiapkan semuanya itu seperti masker dan wastafel (alat pencuci tangan pake sabun) bahkan untuk quota internet pun sudah kami berikan kepada tiap siswa karena proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada ‘New Normal’ tidak full.

Foto : Ketua Kesiswaan, bpk. Sapari, S.Pd bersama ibu Sarimaya, S.Pd (kurikulum) dan rekan guru lainnya.

Seperti contoh di kelas 7A ada 32 orang siswa dan dibagi dua, 16 orang belajar di sekolah dan 16 orang lagi belajar dirumah kemudian minggu berikutnya giliran, sesuai arahan dan petunjuk yang diberikan oleh Provinsi Jawa Barat, yaitu persiapan pembukaan sekolah tahun pelajaran baru dan seandainya itupun terjadi diberlakukan, tapi kalaupun tidak kami tak jadi masalah yang penting kami sudah siap – siap untuk kegiatan ‘new normal’ “, tandasnya.


Hal senada dikatakan Ketua Kesiswaan, Sapari, S.Pd. menurutnya SMP Negeri 1 Sukaresik dalam menghadapi kegiatan pendidikan berbasis ‘new normal’ sudah mempersiapkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan protokol kesehatan seperti pemberian masker untuk tiap siswa dan menyediakan alat pembersih tangan dengan sabun (wastafel) bahkan pihak sekolah pun sudah memberikan quota internet kepada tiap siswa yang belajar di rumah mengingat KBM ‘New Normal’ ini proses kegiatannya dibagi dua dan bergilir setiap satu minggu sekali”, ujarnya.***

Reporter Liputan : Agus 61

No More Posts Available.

No more pages to load.