Luar Biasa !! Inovasi Baru UPT PUPR Tarkal dalam Mendorong Pariwisata Garut

oleh -4 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

INOVASI cerdas ditunjukkan UPT Dinas PUPR kecamatan Tarogong Kaler dalam menata Sub Daerah Aliran Sungai (Sub DAS) Cikatel sepanjang 200 meter yang melewati kawasan wisata Pemandian Air Panas Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, kabupaten Garut.

Lokasi Sub DAS Cikatel yang letaknya bersebelahan dengan hotel Dano Dariza, tadinya hanya merupakan anak sungai biasa yang kadang sering terdapat sampah-sampah yang hanyut terbawa air, kini  kondisinya tampak berbeda. Lokasi itu terlihat lebih bersih, asri dan nyaman setelah disulap pihak UPT PUPR Tarogong Kaler menjadi sebuah Spot wisata baru yang potensial sehingga membuat kawasan wisata Cipanas Garut semakin terlihat eksotis. unik dan menarik.

Kepala UPT PUPR Tarogong Kaler, Moh. Dikdik N, ST mengatakan, sebetulnya selama ini pemeliharaan kawasan Sub DAS Cikatel Cipanas sudah menjadi bagian dari kegiatan yang rutin dilakukan UPT PUPR Tarogong Kaler. Dan, seiring waktu muncul pemikiran kami untuk menjadikan Sub DAS Cikatel ini sebagai sarana wisata baru.

“Jadi, penataan Sub DAS Cikatel Cipanas ini merupakan inovasi terbaru dari UPT PUPR Tarogong Kaler. Kami lihat, lokasinya sangat strategis karena berada di daerah wisata Cipanas Garut, alhasil  kami pun berfikir bagaimana caranya agar Sub DAS ini bisa tetap terjaga dan terpelihara dengan baik, serta memiliki fungsi lain yang dapat mendukung kepariwisataan Cipanas Garut, ” ucap Kepala UPT Dinas PUPR yang akrab dipanggil Dikdik, kepada Media Fakta dan Realita, Rabu (27/01/2021).

Dikatakan Dikdik, sejauh ini respon dari para pelaku wisata baik Pengelola Hotel, Motel dan Wahana Hiburan Wisata serta Pemilik Kolam Renang sangat antusias terhadap penataan Sub DAS Cikatel ini. Namun, karena kondisinya yang kurang memungkinkan akibat adanya Pandemi Covid-19, maka baru satu pengusaha  yang telah menunjukkan kotribusinya yakni Hotel Dano Dariza.

“Nanti, jika situasinya telah kembali normal, yang lainnya pun katanya siap berkontribusi. Meski baru Dano Dariza yang peduli, saya tetap mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas respon mereka,” ujarnya.

Dikdik menuturkan, pada intinya, inovasi penataan Sub DAS ini untuk merubah mindset kita tentang sungai. Jadi, sungai itu tidak bisa dianggap sepele sebagai ‘Belakang Rumah’ tetapi harus sebagai bagian ‘Depan Rumah’ yang bisa menjadi  daya tarik bagi yang melihatnya (wisatawan).

“Makanya, penataan Sub DAS Cikatel sangatlah penting dilakukan. Kami, PUPR hanya sebagai stimulus saja, selanjutnya tinggal bagaimana para pelaku wisata, pihak desa dan masyarakat sekitar yang meneruskan pengembangan wilayah Sub DAS tersebut,” ujarnya.

Lanjut Dikdik, pada Sub DAS Cipanas ini, nantinya, selain bisa dimanfaatkan untuk wisata plosotan dengan mempergunakan ban seperti yang ada di wisata Talangseng Garut Kota, juga bisa dipergunakan sebagai tempat Wisata Swafoto karena memiliki view dan background yang sangat bagus yakni Gunung Guntur.

“Saya rasa, bila Sub DAS ini bisa dikelola dengan baik, apakah itu oleh pengelola wisata, masyarakat, Karang Taruna ataupun pihak desa setempat, maka akan ada sumber pendapatan baru. Syaratnya, tinggal sejauh mana tingkat kesadaran dan kepedulian mereka dalam menjaga dan memelihara lingkungan sungai agar tetap baik seperti sekarang ini,” ucap sosok UPT yang terkenal familiar ini.

Mereka itu, sambung Dikdik, harus bisa memastikan kebersihan di kawasan Sub DAS tersebut. “Mulai dari sekarang harus dijaga, jangan sampai ada lagi yang membuang sampah sembarangan ke sungai. Lalu, siapkan fasilitas-fasilitas pendukung lain yang bisa membuat pengunjung lebih betah dan nyaman,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan Media Fakta dan Realita, pihak UPT PUPR Tarogong Kaler telah menata sub DAS Cikatel sepanjang 200 meter ini terhitung sejak Kamis (21/01/2021) sampai Rabu (27/01/2021) kemarin. Penataan ini dilakukan secara bergotong-royong yang melibatkan pimpinan, staff, dan pegawai UPT PUPR Tarogong Kaler.

Mereka dalam satu minggu ini terus bahu membahu bekerjasama, mulai dari  memelihara kebersihan air, kedalaman sungai, pinggiran sungai sampai ke pengecatan bantaran sungai. Selain itu, di atas bantaran Sub DAS ini, juga telah mereka pasangi plang-plang bertuliskan jargon-jargon bertema lingkungan yang fungsinya agar masyarakat lebih sadar dalam menjaga lingkungannya, termasuk ikut memelihara keberlangsungan daerah aliran sungai.

Reporter : WH | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.