Longsor Terjang Wilayah Kecamatan Cilawu, Jalur Garut-Tasikmalaya Sempat Terputus

oleh -2 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

HUJAN deras yang membawa material longsor terjadi sejak sore hingga malam menyebabkan sebagian jalan di Desa Sukamaju, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut tertimbun. Longsoran tanah terjadi Minggu pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Anggota Taruna Siaga Bencana Kabupaten Garut, Sana santana mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam menyebabkan sebuah tebing di sebelah kanan longsor tepatnya di Jalan Provinsi Jawa Barat. Arus kendaraan dari Tasikmalaya menuju arah Garut mengalami kemacetan.

“Material longsor telah menutup sebagian badan jalan hingga masyarakat bersama para anggota Tagana, terpaksa harus melakukan pengaturan kendaraan dari arah berlawanan agar tidak terjadi kemacetan panjang. Namun, beberapa anggota lainnya mencatat beberapa rumah dalam kondisinya terancam,” kata Santana, Minggu (31/05/2020)

Santana menjelaskan, intensitas hujan deras yang terjadi telah menyebabkan tebing setinggi 10 meter longsor dan menimbun sebagian jalan. Masyarakat bersama anggota Tagana berupaya menyingkirkan material dengan alat seadanya. Sebanyak 12 rumah berada di Kampung Cigangsa dan Cibulakan, Desa Sukamaju kodisinya terancam.

“Untuk 11 rumah di Desa Sukamaju dan satu unit rumah di Kampung Cirorek, Desa Karya Maker, Kecamatan Cilawu kondisinya telah terancam longsor. Namun, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepada pemerintah daerah Kabupaten Garut dan BPBD termasuknya saya juga berupaya agar warga tetap waspada,” ujarnya.

Sementara itu menurut pengemudi roda 4 , Adang (47), warga Tasikmalaya yang ikut terjebak macet, mengatakan, longsor yang terjadi di Kecamatan Cilawu telah menyebabkan kemacetan panjang dan semua kendaraan harus saling antri melewati tumpukan material yang belum disingkirkan petugas. Bencana tanah longsor di jalur Tasikmalaya-Garut bukan kali pertama terjadi.

“Untuk pengaturan arus lalu lintas, saya lihat dilakukan masyarakat setempat termasuknya menyingkirkan material longsor. Akan tetapi, dengan kondisi hujan deras yang terjadi kami meminta bagi pengemudi harus waspada dan jaga keselamatan saat melintasi jalan tersebut mengingat di sepanjang jalan masih terdapat tebing berbahaya,” jelasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.