Kepala SDN 2 Kota Kulon Garut Sambut Baik Program “Sekolah Penggerak”

Berita Utama851 Dilihat
IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Garut, Fakta dan Realita-

KEPALA SDN 2 Kota Kulon Garut Kota, Yeyen S.Pd menyambut baik Program Pendidikan Sekolah Penggerak yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pernyataan tersebut disampaikan Yeyen S.Pd kepada Media Fakta dan Realita, usai dirinya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Sekolah Penggerak yang berlangsung di Hotel Santika Garut, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, Rabu (19/05/2021) kemarin.

Yeyen mengatakan, sesuai informasi yang didapat dari hasil Rakor, Program Sekolah Penggerak ini merupakan program unggulan Kemedikbud untuk meningkatkan hasil belajar siswa yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi serta karakter.

“Program Sekolah Penggerak bukan memilih sekolah favorit atau sekolah unggulan, melainkan untuk mendorong transformasi sekolah-sekolah lainnya, baik negeri dan swasta lainnya untuk menjadi Sekolah Penggerak,” katanya.

Menurut Yeyen, ada banyak manfaat untuk sekolah apabila bisa mengikuti Program Sekolah Penggerak. Dua di antaranya adalah meningkatkan hasil mutu pendidikan dalam kurun waktu tiga tahun serta meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru.

“Nantinya, sekolah akan mendapatkan pendampingan dilakukan selama tiga tahun ajaran dan sekolah melanjutkan upaya transformasi secara mandiri,” ucapnya.

Lanjut Yeyen, Ada empat tahapan transformasi sekolah yang akan dicapai melalui program Sekolah Penggerak ini. Pertama, hasil belajar siswa di atas level yang diharapkan. Kedua, lingkungan belajar aman, nyaman, inklusif dan menyenangkan. Ketiga, pembelajaran berpusat pada murid, bukan berpusat pada regulasi. Dan keempat, refleksi guru dan perbaikan pembelajaran diharapkan terjadi dan sekolah melakukan pengimbasan.

“Jadi, Sekolah Penggerak bisa menjadi panutan, tempat pelatihan, dan juga inspirasi bagi guru-guru dan kepala sekolah lainnya,” terangnya.

Inline Related Posts  Melalui "Mapaba", PC PMII Pidie Jaya Cetak Kader Baru Berintelektual dan Bermoral

Lebih lanjut Yeyen menjelaskan, dalam Sekolah Penggerak, guru memberikan pelajaran tak hanya satu arah, melainkan berlangsung dua arah, dimana berbagai aktivitas yang menyenangkan yang memuat kompetensi-kompetensi bernalar kritis, kolaborasi, dan kreatif, semua tercakup didalamnya.

“Disamping itu, sekolah penggerak memiliki ciri-ciri tersendiri. Pertama, memiliki Kepala Sekolah yang mengerti proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan guru. Kedua, memiliki guru yang mengerti bahwa setiap anak berbeda dan memiliki cara pengajaran yang berbeda,” jelasnya.

Lalu, untuk ciri yang Ketiga, sambung Yeyen, dapat menghasilkan Profil Pelajar Pancasila sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian yang beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebinekaan global.

“Sedangkan, untuk ciri yang Keempat, mendapat dukungan komunitas untuk proses pendidikan didalam kelas, mulai dari orangtua, tokoh masyarakat hingga pemerintah setempat. Dan, yang perlu kita ketahui, Sekolah Penggerak ini juga merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kemendikbud,” ungkapnya.

Kemudian khusus untuk Guru Penggerak, kata Yeyen, Guru Penggerak merupakan program yang dirancang untuk memberikan pembekalan kompetensi kepada para guru mulai dari jenjang TK/PAUD hingga SMA, guna menyiapkan pemimpin pembelajaran masa depan.

“Kedepan pihak Kemendikbud telah mengisyaratkan bahwa untuk mencapai jenjang posisi Kepala Sekolah, salah satu syaratnya itu harus terlebih dahulu menjadi seorang Guru Penggerak. Oleh karenanya posisi sebagai guru penggerak saat ini menjadi sangat penting dan strategis,” ujarnya.

Yeyen berharap, khususnya untuk para guru yang telah menjadi Guru Penggerak di sekolahnya yakni di SDN 2 Kota Kulon Garut Kota, bahwa dalam melaksanakan tupoksinya sebagai guru penggerak dapat betul-betul menjalankan kewajibannya tersebut dengan selalu aktif dan bekerja keras menjadi yang terdepan dalam mendorong pendidikan di sekolah-sekolah lainnya sehingga kemajuan pendidikan, baik di tingkat kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut, Jawa Barat maupun secara nasional dapat benar-benar terwujud.

Inline Related Posts  Pertama Digelar, Kajari Bireuen Bersilahturahmi dengan Wartawan

“Pokoknya, sebagai Kepala Sekolah Penggerak saya pun mengajak kepada semuanya, mari bersama-sama kita dukung dan sukseskan program Sekolah Penggerak ini agar dunia pendidikan di negeri Indonesia tercinta ini dapat lebih maju lagi,” pungkas Yeyen.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

()