Kasi Sapras Bidang SMP Disdik Garut Sebut Pencairan Termin 3 DAK SMP Paling Lambat Awal Desember

oleh -15 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

PEMBANGUNAN Ruang Kelas Baru (RKB) dan Rehab DAK Tahun 2020 pada 33 SMP Negeri dan Swasta di kabupaten Garut kini progressnya telah mencapai angka 70 % sesuai dengan yang direncanakan. Proyek yang pengerjaannya dilakukan secara swakelola oleh pihak Sekolah tersebut, sampai dengan saat ini hanya tinggal menunggu pencairan termin 3 sebagai tahap penyelesaian bangunan.

Kasi Sarana dan Prasarana Bidang SMP Dinas Pendidikan kabupaten Garut, Teguh Iman Pribadi S. Kom mengatakan, progress pengerjaan bangunan pada 33 SMP penerima DAK 2020 se-kabupaten Garut telah sesuai dengan aturan juklak dan juknis yang ada, yang mana dana pencairan untuk termin 1 dan 2 sudah terserap semuanya.

“Progress pembangunan seluruhnya sudah di angka 70 %, tinggal 30 % lagi akan diselesaikan setelah pencairan termin 3 nanti,” kata Teguh kepada Media Fakta dan Realita di ruangan kerjanya, selasa (10/11/2020)

Saat ini, kata Teguh, untuk kelancaran pembangunan, LPJ kegiatan termin 2 sebagai syarat pengajuan pencairan selanjutnya telah kita sampaikan. Oleh karenanya pihak sekolah penerima DAK 2020 hanya tinggal menunggu waktu pencairannya saja.

“Ya, pencairan dana untuk termin 3 masih diproses, paling lambat di awal bulan Desember ini sudah cair. Mohon bersabar saja, nanti juga pasti masuk ke rekening sekolah masing-masing,” ujarnya.

Lanjut Teguh, berdasarkan monitoring ke seluruh SMP penerima DAK, sejauh ini untuk pengerjaan fisik baik RKB maupun Rehab terpantau cukup lanca. Itu karena mereka (Kepala Sekolah) selalu patuh pada aturan dan arahan dari pengawas/ konsultannya.

“Setelah kita telusuri ke semua sekolah penerima DAK, kesimpulannya, seluruh material bangunan yang dipakai untuk pengerjaan bangunan, semuanya telah sesuai dengan spek di RAB (Rencana Anggaran Biaya) dan Gambar yang ada,” ungkapnya.

Teguh berharap, pada saat pencairan termin 3 nanti, seluruh Kepala Sekolah dapat segera menyelesaikan segala kewajibannya. “Bukan hanya pengerjaan fisik dan meubeulernya saja, akan tetapi jangan lupa untuk membayar pajak dan menyelesaikan SPJ nya agar tidak terjadi masalah dikemudian hari,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.