Kades Tanjungsari dan Babinsa 1102/Krp Hadiri Kegiatan PMT

oleh -4 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

MASALAH gizi buruk merupakan salah satu faktor penyebab kematian bayi. Keadaan tersebut secara langsung disebabkan oleh asupan gizi yang kurang mencukupi gizi balita. Oleh sebab itu untuk membantu mencukupi kebutuhan gizi masyarakat tentang anak balita, pemerintah mengembangkan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Pemberian Makanan Tambahan (PMT) adalah kegiatan pemberian makanan kepada balita dalam bentuk kudapan yang aman dan bermutu beserta kegiatan pendukung lainnya dengan memperhatikan aspek mutu dan keamanan pangan, serta mengandung nilai gizi yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.

Pentingnya akan kebutuhan gizi pada ibu hamil dan balita, Kepala Desa Tanjungsari dan Kader posyandu bagikan PMT kepada 42 ibu hamil dan balita.

“Sesungguhnya masalah asupan gizi anak dan ibu hamil bukan saja tanggung jawab para kader posyandu, tapi kita semua termasuk kepala Desa, jadi hari ini kami beserta kader posyandu bagikan 42 PMT kepada ibu hamil dan balita,” kata Kades Tanjungsari, Uton sopian kepada Fakta dan Realita disela-sela aktifitasnya, ikut membagiakan PMT, Selasa (29/12/2020).

Uton berharap dengan adanya bantuan PMT ini bisa memenuhi asupan gizi pada ibu hamil dan balita.

“Demi mencetak generasi yang tangguh, maka asupan gizi harus terpenuhi saat anak belum lahir atau setelah lahir, oleh karena itu kami akan terus mendukung kegiatan para kader agar terciptanya anak yang sehat dan tangguh,” harapnya.

Dalam pantauan Fakta dan Realita kegiatan PMT yang berlokasi di GOR Desa Tanjungsari, kecamatan Karangpawitan, Garut ikut diawasi oleh Babinsa 1102/krp Sertu Suhartono dengan menerapkan protokol kesehatan.

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.