Kades Situsaeur Bersama Babinsa dan Warga Bangun Ulang Rumah Marbot yang Roboh

oleh -14 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

SUNGGUH miris, berprofesi sebagai Marbot Mesjid Agung Garut selama 15 tahun lamanya, rumah milik Pak Apar (60) yang berlokasi di kampung Sukamukti RT 03 RW 10, desa Situsaeur, kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, minggu lalu tiba-tiba roboh karena dimakan usia.

Kepala Desa Situsaeur, Agus Mulyadi mengatakan bahwa rumah Pak Apar hari ini akan direnovasi ulang secara swadaya.

“Alhamdulillah kami bersama Babinsa 1102/krp dan warga khususnya warga RW10 Kampung Sukamukti bergotong royong membangun ulang rumah pak Apar,” kata kades Situsaeur, Sabtu (02/01/2020).

Menurut keterangan dari Pak Apar, Ia sebelumnya belum pernah mendapatkan bantuan rutilahu (rumah tidak layak huni) dari pihak manapun.

“Kalau yang ambil photo rumah ada beberapa orang, tapi belum ada realisasi apapun sampai rumah saya rubuh, untuk bantuan BPNT pun baru dua bulan ini kami terima,” ucapnya.

Terpantau Fakta dan Realita selain Kades Situsaeur, Babinsa 1102/krp dan warga, hadir juga Camat Karangpawitan dan Danramil 1102/Krp pada pelaksanaan pembangunan ulang rumah pak apar ini.

Informasi yang dihimpun oleh Fakta dan Realita, penghasilan satu-satunya dari Pak Apar diperoleh dari profesinya sebagai Marbot Mesjid Agung Alun-Alun Garut, sekitar Rp500.000 per bulannya

Dengan uang Rp500.000 itulah, Pak Apar berusaha bertahan hidup dengan sang istri tercinta ibu Oom (65) yang diketahui baru saja sembuh setelah beberapa tahun menderita sakit stroke.

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.