Kabid SD Disdik Garut Gencar Sukseskan Gerakan ‘Ayo Masuk Sekolah’

oleh -3 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

GERAKAN ‘Ayo Masuk Sekolah‘ dalam rangka menyongsong Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang dicanangkan Bupati Garut, H. Rudy Gunawan beberapa waktu yang lalu, tampaknya mulai berjalan baik khususnya di seluruh Sekolah Dasar yang ada di kabupaten Garut.

Berdasarkan pantauan Media Fakta dan Realita, pasca gerakan Ayo Masuk Sekolah digulirkan oleh Bupati Garut, Sekolah Dasar (SD) Negeri maupun Swasta di kabupaten Garut, saat ini tengah melakukan berbagai pembenahan guna menyukseskan gerakan tersebut.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan kabupaten Garut, H. Entib Satibi S.IP, M.M.Pd mengatakan, menyikapi gerakan Ayo Masuk Sekolah yang dicanangkan Bupati Garut saat pelaksanaan Apel Terbatas beberapa hari yang lalu, Bidang SD Dinas Pendidikan Garut sesuai instruksi dari Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Garut, secara terus-menerus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke berbagai sekolah guna memastikan kesiapan sekolah dalam menghadapi rencana PTM yang akan dilaksanakan usai Hari Raya Idul Fitri.

Foto: SDIT Atimu Garut Kota Terkait Spanduk Gerakan Ayo Masuk Sekolah

“Selain untuk persiapan PTM usai Idul Fitri, Inti dari Program Bupati Garut gerakan Ayo Masuk Sekolah ini adalah untuk menggairahkan kembali Guru-guru, Kepala Sekolah dan Stakeholder pendidikan yang selama ini belum bisa melakukan pembelajaran secara tatap muka, melainkan masih menerapkan pembelajaran daring, luring dan juga berglening,” kata H. Entib saat ditemui Redaksi Media Fakta dan Realita di kantornya, Kamis (01/04/2021).

Ia menuturkan, progam Bupati terkait gerakan Ayo Masuk Sekolah ini sangat bagus dan positif karena faktanya saat ini para orang tua siswa, termasuk siswanya sendiri sudah sangat jenuh dengan situasi belajar saat pandemi Covid-19 ini, maka dari itu selaku Kabid SD tentunya sangat mendukung gerakan Ayo Masuk Sekolah ini. Sekarang, hampir setiap hari kami (Bidang SD) dibantu para stakeholder pendidikan di kecamatan seperti Korwil, K3S, Pengawas dan juga PGRI turun kelapangan memantau langsung kesiapan SD-SD di kabupaten Garut.

“Kita pantau kesiapan Guru-gurunya dalam memberikan materi pembelajaran. Lalu, kita pastikan pula kondisi kebersihan sarana dan prasarana vital sekolah, seperti Ruangan Kepala Sekolah, Ruang Guru, Ruang Kelas, Perpustakaan, WC dan yang lainnya. Begitupun dengan fasilitas protokol kesehatannya, seperti Tempat Cuci Tangan, Masker, Handsanitizer dan juga alat pendukung kesehatan lainnya,” jelasnya.

Khusus untuk alat kelengkapan protokol  kesehatan, kata H. Entib, dana yang dipergunakan berasal dari relaksasi dana BOS. Dan sekarang ini, BOS untuk SD Tahap 1, alhamdulillah sudah cair meski ada beberapa sekolah yang belum bisa mencairkan dana BOS tersebut akibat ketidak tepatan waktu dalam hal pelaporan. Namun, tak perlu khawatir karena kami telah mengkoordinasikan masalah ini dengan pemerintah pusat. Diperkirakan, dalam waktu dekat ini BOS nya sudah bisa dicairkan.

Foto: Fasilitas Prokes SDN Regol 10 Garut Kota tampak Lengkap Guna menyukseskan Gerakan Ayo Masuk Sekolah.

“Bagi sekolah yang BOS nya terlambat cair, sebetulnya tidak ada alasan untuk tidak siap dalam segi fasilitas protokol kesehatannya karena melalui dana BOS yang sebelum-sebelumnya mereka pun pastinya telah membeli keperluan itu. Seperti yang kita ketahui bersama, sejak adanya pandemi Covid-19, pembelian alat-alat kesehatan untuk keperluan protokol kesehatan sudah tercantum jelas dalam juknis BOS,” tuturnya.

Lebih lanjut, H. Entib memaparkan, selain memastikan kelengkapan protokol kesehatan di sekolah-sekolah, Vaksinasi terhadap para penyelenggara pendidikan baik itu Kepala Sekolah, Guru dan juga Staff Sekolah, sekarang masih terus dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi, Vaksinasi juga menjadi syarat utama dalam sekolah tatap muka nanti.

“Vaksinasi akan terus dilakukan dalam gerakan Ayo Masuk Sekolah ini. Bahkan beberapa kecamatan ada yang telah selesai melaksanakan vaksinasi seperti Cibatu, Cisurupan dan Malangbong. Untuk Kecamatan lainnya kita pun telah layangkan surat ke Korwil-Korwil. Jadi tinggal menunggu laporannya saja. Yang jelas, terkait vaksinasi ini harus tuntas sebelum  pelaksanaan PTM,” tegasnya.

Foto: Taati Aturan Prokes dan Dukung Gerakan Ayo Masuk Sekolah, Bangku Sekolah di SDN Pakuwon 1 Garut Kota Dibuat Jarak

Entib menambahkan, untuk kelancaran rencana sekolah tatap muka, di setiap sekolah juga akan ditempatkan Satgas Gerakan Ayo Masuk Sekolah yang dibentuk langsung oleh Pemkab Garut, dibawah koordinasi Tim Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Garut.

“Satgas gerakan Ayo Masuk Sekolah bertugas mengawasi dan melaporkan situasi dan kondisi sekolah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

H. Entib pun berharap, semoga gerakan Ayo Masuk Sekolah yang dicanangkan bapak Bupati Garut ini dapat berjalan sesuai apa yang diharapkan, sehingga sekolah bisa kembali normal seperti biasanya, sebelum adanya pandemi Covid-19.

“Diperlukan dukungan dan keseriusan dari berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, masyarakat pun harus turut menyukseskan gerakan Ayo Masuk Sekolah ini agar lingkungan sekolah benar-benar terbebas dari Covid-19 sehingga Pembelajaran Tatap Muka nanti bisa berjalan dengan aman dan lancar;” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.