Desa Suci Gelar Rapat Teknis Pengalihan Dana Gotong-royong ke Pembagian Sembako

oleh -23 Dilihat

Garut, faktadanrealita.com-

Pemerintahan desa Suci menggelar rapat teknis terkait penyesuaian pengalihan Dana Gotong-royong ke pembagian Sembako. Rapat tersebut dilakukan atas dasar keputusan Pemerintah Pusat guna menyikapi situasi darurat covid-19 yang sedang terjadi saat ini.

Dalam rapat desa yang berlangsung di Gedung serbaguna Kantor Desa Suci tersebut, turut hadir Forkopimcam Karangpawitan, Tim kesehatan dari Puskesmas Karangpawitan, BPD, LPM dan Ketua RW serta para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Kades Suci, Dedi Junaedi mengatakan bahwa dalam waspada covid-19 maka dana gotong royong secara serentak di setiap desa dialihkan untuk digunakan pada pengadaan sembako disetiap RW.

“Berdasarkan kebijakan dari pemerintah pusat, maka dana gotong royong yang besarnya sepuluh juta per RW akan digunakan untuk pengadaan sembako dan dibagikan kembali kesetiap RW untuk dibagikan kewarganya masing-masing,” kata Dedi kepada Fakta dan Realita di ruangan kantor Desa Suci jl A. Yani Timur, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, Rabu (15/04/2020).

Dedi berharap dalam pembagian sembako ini bisa berjalan lancar.

“Semoga dalam pembagian sembako ini bisa sedikitnya meringankan beban para warga walau mungkin jauh dari cukup dan bisa berjalan lancar,” pungkas Dedi.

Dalam pantauan Fakta&Realita ada tiga poin penting hasil dari musyawarah Desa yaitu:

1. Penggunaan alokasi Dana Desa tahun 2020 tentang dana gotong royong dibelikan sembako berupa beras.
2. Yang menjadi penerima bantuan dana gotong royong adalah seluruh kepala keluarga yang dilaporkan oleh ketua RW setempat sebagai warga suci tanpa membedakan status kesejahteraan masyarakat.
3. Besaran bantuan yang dibagikan disesuaikan dengan dana yang ada setelah dibagi jumlah penerima manfaat yang akan dituangkan dalam perkades dan surat keputusan kepala Desa.

Reporter : Wita | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.