Bupati Rudy Lantik Dua Pejabat Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemkab Garut

Oleh: Wena Hanafia (Pimred FR)

Info184 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita,-

BUPATI Garut, Dr. H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP, Senin (23/10/2023), melantik dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Pelantikan yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut itu mengacu pada Keputusan Bupati Garut Nomor: 800.1.3.3/Kep.1047-BKD/2023.

Kedua pejabat yang dilantik itu adalah;

1. Ir. Beni Yoga Gunasantika, MP. sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan

2. Ir. Haeruman, MP. sebagai Kepala Dinas Pertanian

Dua Kepala Dinas yang baru, dilantik dan diambil sumpahnya didepan seluruh peserta apel yang hadir, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana.

Bupati Rudy Gunawan dalam pengantarnya menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan mendorong mereka untuk segera melaksanakan tugas dan fungsi mereka dengan baik. Bupati juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Garut. Meskipun terdapat perusahaan swasta yang maju di sektor ini, terutama produksi domba Garut di Kecamatan Malangbong. Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan peternakan rakyat, termasuk sapi, kerbau, itik, dan lain sebagainya.

“Yang harus diurus oleh saudara selain perusahaan swasta adalah bagaimana mengembangkan peternakan rakyat, saya mencoba waktu itu mengurus bahwa Garut sebagai wilayah bibit untuk domba Garut, dan tentu bukan domba saja tetapi sapi, kerbau, juga itik dan lain sebagainya,” ucap Bupati Garut.

Selain itu, Bupati juga menekankan perlunya upaya terus-menerus di bidang perikanan. Kabupaten Garut memiliki potensi ikan, khususnya ikan nilem di daerah Tarogong. Rudy berharap agar Balai Benih Ikan (BBI) dapat menjadi lebih maju.

“Kita mempunyai berbagai macam, tapi BBI (Balai Benih Ikan) kita tidak pernah maju malahan rugi. Tentu saya berharap ini bisa menjadi perhatian kepala dinas yang baru untuk menjadikan Garut sesuatu yang baik di masa yang akan mendatang” katanya.

Dalam konteks pertanian, Bupati Gunawan mengungkapkan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) di Kabupaten Garut mengalami peningkatan. Meski demikian, ia mengkritisi bahwa penurunan angka kemiskinan di daerah tersebut tidak sepenuhnya disebabkan oleh kenaikan NTP. Ia menekankan perlunya fokus pada substansi terkait pendapatan perkapita di Kabupaten Garut untuk mengatasi tantangan ini di masa yang akan datang.

“Tapi alhamdulilah akhirnya kita mendapatkan sesuatu yang baik. Kita mampu untuk mengendalikan inflasi dan menjadi yang terbaik di Indonesia tapi substansi yang berhubungan dengan pendapatan perkapita ini menjadi persoalan di Kabupaten Garut,” pungkasnya.

PIMRED FR