Bupati Garut melalui Teleconference Berikan Arahan dan Pembekalan kepada Para Peserta New KKN 2020 Uniga

oleh -10 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

BUPATI Garut menyambut baik kegiatan KKN yang dilaksanakan semua Perguruan Tinggi di Garut, bupati memandang kegiatan KKN sebagai sarana komunikasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat, sebagaimana adanya Tri Dharma perguruan tinggi dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Bupati Garut, H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP, saat memberi arahan dan pembekalan kepada 1.289 mahasiswa peserta New KKN 2020 Universitas Garut (UNIGA) tematik Covid-19, melalui video teleconference, pada Kamis (23/07/2020).

Bupati berharap, mahasiswa peserta KKN Uniga mampu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat di pedesaan terkait program bantuan sosial yang diluncurkan oleh Pemkab Garut dari mulai jumlah anggaran, sampai hal-hal yang berkaitan dengan teknis pendistribusian.

“Mahasiswa bisa menggali informasi tersebut bekerjasama dengan dinas atau lembaga terkait, sebagai implementasi dari pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga berpesan, agar para mahasiswa KKN ikut serta mensosialisasikan pencegahan Covid-19, karena tidak sedikit masyarakat ditingkat pedesaan tidak begitu memahami tentang bahaya virus corona termasuk tentang pentingnya protokol kesehatan.

Sementara itu, Rektor Uniga Dr. Ir. Abdusy Syakur Amin. M.Eng, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu, terutama kepada Bupati Garut, Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta Badan Pertanahan Nasional yang telah berkenan hadir ditengah-tengah acara ini.

Abdusy Syakur berharap dalam KKN nanti mahasiswa bisa bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat setempat dalam menggali berbagai informasi serta alternative problem solving dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

Selain itu, kata Abdusy Syakur, peserta mahasiswa KKN akan mendapatkan Kartu GSM berikut Kuota internet 6 GB, yang diharapkan bisa membantu dalam proses pengabdian masyaakat dalam rangka New KKN Uniga 2020, pungkasnya.

Sementara, Ketua Pelaksana KKN, Dr. Ir. H. Tendy Kusmayadi, MP menambahkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 1.289 peserta serta, 230 Dosen pembimbing, yang dibagi dalam kelompok terbatas yaitu satu kelompok maksimal sebanyak 4 mahasiswa. Dari catatan panitia, ada 322 kelompok mahasiswa dari tujuh fakultas yang ada di lingkungan Uniga.

Sedangkan, lanjut Tendy, untuk desa yang akan dijadikan objek KKN, disesuaikan dengan tempat tinggal mahasiswa atau bisa memilih sendiri desa yang diinginkan oleh peserta KKN.

“Ada 158 desa dan 35 Kecamatan di Kabupaten Garut, serta 2 Kecamatan dan 3 desa di Tasikmalaya yang telah dipilih oleh peserta New KKN Uniga 2020 untuk dijadikan wilayah pengabdian,” katanya.

Ditambahkan Tendy, pelaksanaan New KKN Uniga 2020 tetap menggunakan durasi waktu 30 hari berlangsung dari tanggal 27 Juli sampai 27 Agustus 2020. Ada lima program yang boleh dipilih oleh mahasiswa yang kesemuanya berkaitan dengan tema Covid-19.

“Nantinya akan dijadikan artikel jurnal pengabdian masyarakat yang akan diterbitkan dijurnal internal kampus maupun jurnal nasional yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.

Reporter : Wena. H | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.