Agus Joy: Pemkab Garut jangan main-main dalam penyaluran bantuan Covid-19

oleh -4 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

KETUA Forum Perumahan Cempaka Indah, Agus Ridwan, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, agar tidak bermain-main dalam penyaluran bantuan anggaran sembako dalam penanganan Covid-19. Apalagi bantuan tersebut diperuntukan bagi yang terkena dampak Covid-19.

Saya atasnama Forum Perumahan Cempaka Indah, akan menolak bantuan yang didistribusikan Dinas Sosial, apabila kualitasnya buruk. Saat dilakukan Isolasi Mandiri bantuan terutama Beras harus layak untuk di konsumsi atau yang memenuhi standar Premium. Ini yg harus diawasi secara bersama, jangan sampai bantuan sosial Covid-19 ini hanya sebagai ajang bisnis semata,” ujar Agus Ridwan yang akrab di sapa Agus Joy, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat yang di isolasi mandiri ini, hendaknya Pemkab Garut tidak main-main dalam menyalurkan bantuan tersebut.

Pokoknya penyaluran bantuan sosial bagi yang terkena dampak Covid 19, kata Agus, harus yg kualitas terbaik. Apalagi guna memenuhi kebutuhan hidup selama diberlakukannya PSBM dan isolasi mandiri.

“Saya pikir dengan harga yang konon menurut kabar sekitar Rp 700 ribu per paket sembako, kualitasnya pun harus dijamin baik sesuai dengan harganya,” katanya.

Agus mengingatkan pada Pemkab Garut, bahwa dalam penyaluran bantuan ini, pihaknya akan ikut mengawasi sejauh mana kualitas bantuan jadup dari pemerintah ini.

“Saya berharap aparat penegak hukum pun harus ikut mengawasi penyaluran bantuan sosial tersebut,” pinta Agus.

Agus sangat berharap penyaluran Bansos yang baik, akan berdampak baik juga buat Pemkab Garut terutama Dinas Sosial sebagai leading sektor yang ditunjuk dalam penyaluran bantuan.

Reporter : Wa’Oded | Editor : Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.