194 KPM di Desa Godog Garut Terima Kartu Keluarga Sehat (KKS) dari Bank Mandiri

oleh -19 Dilihat

Garut, Fakta dan Realita-

DENGAN protokol kesehatan yang ketat, Bank Mandiri Cabang Garut langsung menyalurkan KKS (Kartu Keluarga Sehat) kepada KPM warga desa Godog. Dalam Penyaluran KKS yang berlangsung di GOR Desa Godog, Kec. Karangpawitan, Garut, Jawa Barat tersebut, sebanyak 194 KPM dipastikan berhak menerima KKS secara langsung dari pihak Bank Mandiri.

Terpantau dilokasi, penyaluran KKS bagi para KPM itu mendapat pengawalan langsung dari Sekdes Godog, Undang dan Babinsa 1102/Karangpawitan, Serda Dida Suhada.

“Jadi dalam penyaluran KKS ini kami minta agar tidak diwakilkan, dengan kata lain harus langsung diterima oleh KPM yang berhak, dan apabila ada yang tidak bisa hadir dikarenakan sakit maka kami yang akan memberikan langsung ke rumah KPM yang bersangkutan,” demikian dikatakan SPV Bank Mandiri Kacab. Garut, Dalfa Gian kepada Media Fakta dan Realita, disela-sela aktifitasnya penyaluran KKS, Sabtu (13/03/2021).

Ia menuturkan, KKS merupakan salah satu produk bantuan sosial berupa kartu ATM dari Bank resmi (Bsnk Mandiri) yang ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk membantu masyarakat Indonesia yang kurang sejahtera dalam penyaluran Bantuan non tunai berupa sembako, yang mana KKS tersebut diperuntukan sebagai alat bayar untuk membayar produk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada e-warung yang sudah terdaftar,

“Jadi seperti yang saya terangkan tadi kepada calon penerima KKS, jadi para KPM akan menerima KKS dan buku tabungan, tapi untuk KKS ini jangan dilakukan aktifitas penabungan, transfer ke pihak lain atau menarik saldo langsung, karena aktifitas KKS itu telah terecord, dan apabila terjadi aktifitas seperti itu maka KPM tersebut bisa dicoret sebagai penerima manfaat BPNT dikarenakan bisa dianggap ekonominya sudah membaik, jadi KKS itu hanya untuk melakukan pembayaran langsung ke e-warung atau agen BPNT yang telah terdaftar, sedangkan buku tabungan digunakan sebagai alat bukti tertulis atas aktifitas KPM dalam menggunakan KKSnya tersebut,” jelasnya.

Dalam pantauan Fakta dan Realita, pada penyaluran KKS tersebut, para KPM tampak antusias seraya mengucapkan terimakasih kepada pihak Bank Mandiri, karena penantian mereka selama rentang 4 bulan untuk mendapatkan kembali program BPNT dari pemerintah segera bisa terwujudkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Fakta dan Realita, bahwasannya penerima KKS hari ini merupakan para KPM peralihan dari KPM BPNT Bank BNI ke KPM BPNT Bank Mandiri.

Untuk KPM yang hari ini medapat KKS dan telah menjadi KPM BPNT Bank BNI sebelumnya dan tidak menerima BPNT dari bulan Januari 2021, berdasarkan informasi yang didapat oleh pihak Bank Mandiri bahwa penundaan penyaluran pada bulan Januari, Februari, dan Maret akan dibayarkan bersamaan dengan bulan April 2021. Jadi, para KPM tersebut akan sekaligus menerima bantuan BPNT selama empat bulan. Namun demikian, hal itu baru sekedar prakiraan sementara dari Bank Mandiri, faktanya belum ada kepastian yang jelas karena hal tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah pusat.

Reporter: Asep Prawita|Editor: Red_FR

No More Posts Available.

No more pages to load.